05:03. July 24th, 2012. Tuesday.
Saya pernah mendengar, lupa saat itu dimana, kalau korupsi
sudah membudaya di masyarakat kita. Jadi, muncullah yang namanya budaya
korupsi.
Budaya korupsi ini bukan cuma yang terjadi di badan pemerintahan,
tapi malah bisa terjadi mulai dari hal-hal yang kecil.
Misalkan saja, seorang anak yang disuruh orangtuanya membeli
sayur. Lalu, setelah dibeli, ternyata uangnya angsul (ada kembaliannya).
Kemudian, sang anak pun memutuskan untuk membeli permen dengan uang tersebut,
tanpa meminta ijin orangtuanya dulu.
Ini saja menurut saya sudah bisa disebut korupsi, karena
uang itu dipakai tanpa seijin orangtuanya. Kalaupun dia jujur ke orangtuanya
kalau dia membeli permen dengan uang itu, ya mungkin masih bisa dimaklumi;
malah, bagus seperti itu. Tapi kalau sang anak berkata, misalnya, uangnya jatuh
ditengah jalan atau uangnya pas, itu yang berbahaya. Dan bila hal ini
dibiarkan, akan berdampak ke masa depan sang anak.
Jadi, menurut saya, jika ingin memulai budaya antikorupsi,
mulailah dari hal yang kecil. Yang paling sederhana adalah jujur dalam
bertindak.
Munafik kan, kalau pejabat-pejabat yang melakukan korupsi
berskala besar dihujat oleh masyarakat yang juga melakukannya dalam skala
kecil?
No comments:
Post a Comment